Veronika memilih Mati


Judul: Veronika (decide to die)
Penulis: Paulo Coelho
Penerjemah: Chairil Anwar MZ
Penerbit: Sadasiva Yogyakarta
Cetakan pertama, Januari 2005
ISBN: 979-98637-2-4

Ini adalah novel kedua dari Paulo Coelho yang kubaca. Berbeda dengan novel Coelho sebelumnya (the Alchemist) novel ‘mungil’ bertitel Veronika ini diterbitkan oleh Sadasiva. Ada yang versi gramedia juga si, but sampul dari Sadasiva lebih keren... ^_^ (n kebetulan yang gw dapet juga yang terbitan Sadasiva.)


The synopsis
Veronika sebenarnya memiliki kehidupan yang baik-baik saja. bisa dibilang ia memiliki segalanya, Ia cantik, penuh keyakinan dan bekerja (di sebuah perpustakaan), ia memiliki orang tua yang mencintainya. Tapi pada suatu hari di bulan November, ia memutuskan untuk bunuh diri.
.
Upaya bunuh diri yang tidak sepenuhnya berhasil dan membuat ia dirawat di Villete—sebuah rumah sakit jiwa di Slovenia. Jantungnya mengalami kerusakan akut. Singkatnya, oleh dokter ia divonis hanya mampu bertahan hidup selama enam hari saja. Yah, enam hari sisa hidupnya harus ia jalani di rumah sakit jiwa.
.
Di rumah sakit inilah ia bertemu dengan orang-orang ‘gila’. Orang-orang yang benar-benar gila, dan orang-orang yang berpura-pura gila agar bisa tetap tinggal di villete, serta aman dari kehidupan di luar.
.
Dan Veronika kemudian mulai merenungkan kembali tentang arti kehidupan sebenarnya, tentang kegilaan, hasrat, serta menyadari apa yang sesungguhnya ia inginkan selama ini…
.
Bab pembuka
.
Kisahnya dibuka dengan paragraph seperti ini:

"Pada 11 November 1997, veronica yakin bahwa saatnya untuk bunuh diri—akhirnya--telah tiba. Dengan hati-hati ia membersihkan kamar sewaannya disebuah biara, mematikan pemanas, menggosok gigi lalu berbaring."
.
Pembukaan yang keren dan menjanjikan. Tapi sesudahnya, kok yah, agak boring…cerita berjalan lambat dengan monolog-monolog yang cukup panjang. Belum lagi “bab sempalan” pada bab ke tiga.
.
Tapi untunglah Coelho tidak berlama-lama dengan alur lambat ini. Setelah “bab sempalan” tadi, veronica dipertemukan dengan zedka, dan cerita kembali menarik.
.
Awalnya Zedka, kemudian satu-persatu masa lalu penghuni Villete diceritakan. Mari, Edward, dan proyek rahasia Dr. Igor, pemimpin rumah sakit jiwa tersebut.
.
Inspiratif.
.
Bukan Coelho namanya, kalo karyanya g’ inspiratif. Banyak cara pandang baru yang diberikan Coelho lewat novel ini. Kita diajak untuk mengerti apa arti ‘kegilaan’ itu dari sudut pandang yang berbeda. Novel ini juga lumayan informative, ada sisipan-sisipan pengetahuan yang kita dapatkan seperti apa itu Vitriol, Scizofren… dan banyak lagi.
.
Tapi yang paling saya sukai adalah cara penulis mengajak kita untuk melihat kembali kehidupan ini, menghargai hala-hal remeh temeh, mencintai keseharian meskipun kadang itu membosankan.
.
Mencintai dirimu sendiri, dan tiap detiknya….(gw berlebihan ga yah?)
.
Bab Sempalan
Ini yang tidak kumengerti.
Entah apa yang dimaksud Coelho sehingga menyusupkan satu bab di awal cerita. Pakai tampil segala lagi, sebagai penulis terkenal yang tengah makan-makan di sebuah restoran Aljazair.
.
Paragrafnya sih tidak panjang, tapi setelah selesai dibaca, kok ga’ penting banget yah… terkesan dipaksakan, dan seolah-olah Coelho memang memaksa masuk untuk menjadi bagian cerita. Mungkin ia ingin menegaskan bahwa “tidak ada kebetulan di dunia ini” (hal yang sama ia sampaikan di novel the Alchemist), tapi tetap saja tidak berasa penting… dan ga’singkron (halah)
.
Well, Coelho juga manusia, dan bagi yang menyukai karya Coelho novel ini kudu dibaca…
Apalagi buat yang sudah mulai bosan hidup, yang merasa hampa, merasa tidak ada kejutan lagi dalam hidupnya, yang merasa terjebak dalam rutinitas kosong, semua terasa sama dan mati sekarang atau nanti tidak ada bedanya…

Kemudian memilih mati seperti Veronika…

Adugh…
Sebaiknya baca buku ini…

Best Quote

"kupandang wajahmu, aku mencoba menebak kisahmu, dan aku mempersiapkan diri untuk mati bahagia..."
.

*NB: sampul yang di sini bukan yang dari Sadasiva (susah nyari sampulnya)

Komentar

  1. Saya suka gaya penulisan dari Coelho, wah trutama alkemis kisah yang penuh pengorbanan...

    BalasHapus
  2. btul banget hen. buku the alchemist trmasuk legend. trims for dropping by hen.

    BalasHapus
  3. mas dibuku itu ada alamatnya Sadasiva g ya?
    kL ada tolon di sent ke email saya ya
    tickho_7207@yahoo.com
    terima kasih...

    BalasHapus
  4. ticko@
    sorri banget ticko..buku ini aku baca dulu banget pas masih...semester dua

    waktu itu aku nyewa buku ini di penyewaan buku dekat kampus (sekarang tu penyewaan masi ada ga yah?)

    ^^" aem sorrii...

    BalasHapus
  5. kalau borong ke Gramed...duitnya yang nggak ada. di list dulu deh Da :)

    BalasHapus
  6. ajeng@
    hehehehe..
    sok atuh dilist. yang satu ini asik juga. tapi agak susah nemunya.


    *kamu lagi patroli di blogku ya? heqheq.. makasi yak!

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Film Asia yang Tak Terlupakan

Sandikala

Film Korea Yang Layak Kamu Tonton