Rahasia Embusan Angin

Judul: Rahasia Embusan Angin
Penulis: Ruth White
Penerbit Kaifa
Cetakan I 2003, 204 halaman


Terbit pada tahun 1996 di Amerika dan meraih Newberry Honor Book, penghargaan buku remaja terbaik di Amerika. Novel ini ada di rak buku-buku lawas di SAB. Tadinya tidak ada niat beli, tapi begitu membaca pembukaannya, wohoho…langsung tersihir dan ingin membacanya sampai habis.



The Opening
Bagaimana tidak tersihir, novel ini dibuka seperti ini:

Bibiku, Belle, lenyap begitu saja dari muka bumi. Terakhir kali, dia terlihat saat bangkit meninggalkan tempat tidurnya sekitar pukul lima pagi. Di suatu hari minggu yang hangat, bulan Oktober 1953”.

Lenyap begitu saja? Hebatnya lagi, penulis mampu mempertahankan misteri ini hingga akhir cerita. Dengan penuturan yang ringan, tidak berbelit-belit, dan tidak terlalu tebal, sulit meletakkan novel ini sampai selesai.(hallah, sok endorsement.) meskipun novel ringan, tema yang diangkat cukup dalam lho..

Bersetting tahun 50-an denga latar daerah pedesaan khas Amerika, pertanian, tambang batubara, kereta api, dan perkebunan apel.

Rahasia Embusan Angin
Judulnya di Amerika adalah belle Prater’s Boy. Si tokoh aku (Gypsy) sangat penasaran bagaimana bibinya bisa menghilang seperti ditelan bumi. Kemudian mendapat kesempatan saat putra bibinya, Wodrow Wilson, pindah dan tinggal bersama mereka.

Di luar dugaan, meskipun seluruh kota diributkan oleh hilangnya Belle Prater secara tiba-tiba, Wodrow, putranya justru nampak tenang-tenang saja. Bahkan ia mengaku mengetahui rahasia bagaimana ibunya bisa menghilang. Sementara Gypsy sendiri masih dihantui oleh kepergian ayahnya yang cukup tragis (bunuh diri).

Puisi Rumi
Dalam novel ini juga dimuat puisi rumi dari abad ketiga belas. Puisi yang terus dibaca berulang-ulang bibi Belle sebelum ia menghilang. Hmm.. adakah kaitannya?

Di akhir cerita, kedua anak ini mencoba memberi penafsiran atas puisi tersebut berdasarkan apa yang terjadi pada mereka. Kedua tokoh ini adalah remaja dalam masa-masa transisi, dalam upaya mereka mengerti kehidupan orang dewasa, serta memaafkan kesalahan mereka.

Sepenting Apa Penampilanmu?
Menurutku inilah pertanyaan besar yang ingin diajukan oleh penulis kepada pembacanya. Ada banyak hal lain yang jauh lebih penting untuk dinilai daripada sekedar penampilan luar seseorang.

Gypsy terkenal cantik di kota bahkan dipanggil B (singkatan dari Beauty) berteman dengan sepupunya Wodrow Wilson yang juling. Penampilan Wodrow tidak selalu bagus, tapi toh, dia sangat menyenangkan dan pandai bercerita. Selain itu hadir juga tokoh Blind Benny, perempuan buta yang tentu saja menilai orang bukan berdasarkan penampilannya. Ia mengenal ayah gypsy dengan baik—dari sini kita akan tahu sepenting apakah penampilan itu!

Worth Reading!
Meskipun novel lawas dan diperuntukkan bagi remaja, tidak ada salahnya membaca novel ini. lebih-lebih saat media dan industri saat ini mendoktrin kita untuk selalu tampil menarik. Ketika gempuran produk kosmetik serta ruang public bernama televisi dilalu-lalangi oleh sosok-sosk yang nyaris sempurna—seakan-akan kita pun harus seperti mereka.



Puisi itu:

Embusan Angin di waktu fajar akan menceritakan rahasia kepadamu
Janganlah tidur kembali
Mintalah apa-apa yang sungguh-sungguh kau inginkan
Janganlah tidur kembali
Orang-orang pergi dan kembali melalui ambang pintu
Tempat dua dunia bersinggungan
Pintu itu terbuka lebar
Janganlah tidur kembali
--Jallaluddin rumi, abad ketiga belas.

Komentar

  1. wah...mau dunkz pinjem...kayaknya seru neh.. :p

    BalasHapus
  2. beh, mau nebeng, heheh. boleh-boleh. novelnya g terlalu tebal, but banyak pesan bijak.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Posting Komentar