tentang pertanyaan dalam hidup


.
Mungkin karena dunia memang dibentuk oleh pertanyaan. Karena ilmu pengetahuan lahir dari rasa ingin tahu. Karena peradaban kita kini juga dibangun di atas beribu pertanyaan. Jika tidak ada pertanyaan, kita tidak akan mencapai apapun hingga saat ini
.
Dan mungkin itu juga alasannya kenapa selalu ada saja pertanyaan yang diajukan orang lain kepada kita. Mulai dari pertanyaan remeh, seperti jam berapa sekarang? Sampai pertanyaan yang bisa membuat kita mendidih, jenis pertanyaan sensitif yang sebaiknya tidak ditanyakan, seperti ‘kapan wisuda?’ ‘sedang sibuk apa sekarang?’, ‘kapan nikah?’. 'kapan punya anak?' Serta banyak jenis pertanyaan lainnya

Terus terang salah satu pertanyaan yang paling ajaib adalah pertanyaan; ‘sedang sibuk apa sekarang?’. Mungkin karena kata ‘apa kabar’ sudah kehilangan makna. Ketika kita menggunakan pertanyaan ‘apa kabar?’ semuanya begitu spontan, dan jawaban yang diberikan seperti ‘baik’, atau ‘biasa aja’, tidak banyak memberikan informasi apa-apa. Cuma pertanyaan basa-basi dan jawabannyapun basa-basi. Tidak mudah mengetahui kabar seseorang yang sebenarnya hanya menggunakan dua kata ini, ‘apa kabar?’, ‘baik!’
.
Baru kemudian meluncurlah pertanyaan ‘ajaib’ tadi, ‘lagi sibuk apa sekarang?’
.
HELL NO… sespontan apapun pertanyaan ini, selalu saja bikin grogi. Kadang kita sendiri menggunakan pertanyaan ini begitu saja, tanpa menyadari ada shock value di dalamnya (halah, makanan apa pula itu shock value). Dan pertanyaan ini selalu mempan. Kita bisa menebak keadaan seseorang dengan menggunakan pertanyaan ini
.
Mengapa? Mungkin karena kita memang lebih peduli pada kesibukan seseorang melebihi keadaan orang tersebut. Mungkin karena kita mendefinisikan diri lewat kesibukan yang kita jalani. Mungkin juga karena kita menilai seseorang dari kesibukan yang dia miliki. Seolah-olah sibuk berarti keadaan saya baik-baik saja, dan tidak sibuk berarti saya sedang bosan dan membenci hidup saya. Seolah-olah sibuk berarti saya orang yang berguna, dan tidak punya kesibukan berarti saya tidak berguna
.
Sebenarnya ada pertanyaan yang lebih mematikan lagi. Pertanyaan ini saya dapat saat menonton filmnya Robert de-Niro “everybodys fine”. The question is, ‘are you happy?’. Apapun kesibukanmu, bukankah pertanyaan terpentingnya adalah, “apakah kamu bahagia?”
.
Apakah kesibukanmu membuatmu bahagia? Apakah kau melakukan semua itu karena kamu memang ingin melakukannya? Tanyakan deh, ke orang-orang di sekitarmu yang sudah bekerja. Berapa dari mereka yang benar-benar mencintai pekerjaannya, atau berpura-pura mencintai pekerjaannya. Berapa dari mereka yang cukup jujur mengakui keinginan mereka melakukan hal lain, dan berapa dari mereka yang diam-diam mengubur ‘impian’ mereka. Berapa dari mereka yang terjebak dalam pekerjaan tersebut, dan hal terakhir yang bisa mereka lakukan adalah belajar mencintai pekerjaan itu.
.
The best thing to do is, ask yourself; what you really-really want to do, and what can make you happy? Before its too late… (hahaha, bicara apa saya ini)




.

Komentar

  1. Yuupsstt ... bener bgt tUh sob, jrang sekali orang yg bertnya ttg kesibukan saya... pling cma "hi, pa kbar" itu doang .. ya iyalah org jwab baek ... dan merka tdak tahu bgaimana sbnarx hubngan kta dgn pekerjaan yg kta jlani...
    terkadng perkerjaan merubh hidup seseorang ... termasuk saya..
    kunjungan balik sob...

    BalasHapus
  2. hei trims ya!
    btw, mudah-mudahan lancar dengan pekerjaan dan "dunia" abrumu. semoga mendapat kemudahan. sukses deh!

    BalasHapus
  3. Klo aq sih, biasanya pingin tau aj klo tanya itu, slebihnya cuma lagi cari topik, hehe...

    Memang yang selalau dicari manusia itu adalah kebahagiaan. Tapi, alih-alih menjadi bahagia, orang lebih suka menghindari penderitaaan(termasuk saya).

    BalasHapus
  4. Sometimes I think, Dee who alwaya satirizing me with her novel words, you suddenly being my second Dee and 'know' my story. (ngomong apalah ini saya). hahaha

    Yes, ur posting stunning me.

    BalasHapus
  5. apakah kamu bahagia Jeng? menurutku ini tergantung pd waktu kapan pertanyaan barusan diluncurkan Hud, aku ga bisa bilang saat ini aku benar2 bahagia sementara di sisi lain aku menyembunyikan kesedihanku...ga lucu kan jadinya, lebih tepat kalau pertanyaan ini datang saat aku benar2 merasa bahagia dalam kondisi apapun itu-aku puas.

    kalau dipikir2 lagi, mendapatkan pekerjaan yg benar2 kita cintai itu ga mudah-dan bukan berarti pekerjaan yang entah kapan kita dapatkan itu selalu diluar keinginan kita-ada kalanya kok, aku ngrasa bahagia meskipun pekerjaan yg aku kerjaan bukan sesuatu yg aku impikan---di waktu yg lain, saat jatuhnya jenuh, bosen, murung, tentu aja aku benci dg pekerjaan ini. Masih naik turun emosi dalam jiwa, halah :D


    whoa~~jd pjg kan komenku -.-"

    BalasHapus
  6. ika@
    hihi, kadang untuk menghindari penderitaan, kita mengambil jalur aman. ya ngga'?

    kim@
    really? hehehe

    well, i wrote this about two years ago. I was terrified of the idea that I would spend my whole life to fill people (family, social, etc) expectations.

    but now I'm on my own journey...hoho

    Ajeng@
    hmmm.. aku harap sih sekarang kamu bahagia, hehehe

    omong-omogng soal pekerjaan, yah bisa saja si kamu melakukan pekerjaan yang memang bukan impianmu, tapi kamu tetap bahagia. mneurutku itu mungkin-mungkin saja.

    BalasHapus
  7. hu um. begitulah. itu yang kita pikirkan.

    tapi, kadang tanpa kita sadari terkadang justru itu yang ,bisa jadi, "membatasi kebahagiaan" kita. sepertinya begitu.

    BalasHapus
  8. nah, tulisan seperti inilah yg selalu buat sy ngerasa kl kamu tuh umurnya jauuh lebih tua diatas saya. dan tulisan yang macam begini ada banyak diblog ini, hihi...

    #hormatsenior :p

    BalasHapus
  9. iya, aku selalu merasa bersalah kalo ada yang tanya 'sibuk apa sekarang?'

    karena aku jarang merasa kalo aku sibuk, dan akhirnya membuat aku merasa tidak berguna. padahal nih, jika orang melakukan hal2 yang disukainya, sebanyak apapun, biasanya akan sulit merasa dia disibukkan. karena dia menikmati. iya ga?

    jadi dilema

    *ikut nimbrung di postingan lama :))

    BalasHapus

Posting Komentar