Cara Menangis Yang Baik

Seorang teman (cewek), mengirimi saya sms berbunyi: “cowok tuh suka nangis ga sih?”.

Agak bingung juga membalasnya. Apalagi kalau lewat pesan singkat macam sms. Serba salah. Mau dijawab tidak, kesannya seolah cowok itu mahluk lain. Bagaimanapun juga yang namanya menangis kan sangat manusiawi? Apalagi dengan isu kesetaraan gender yang tengah digalakkan sekarang ini. Menjawab cowok tidak suka nangis terkesan kolot. Tradisional dan masih terkungkung dengan setereotip lama bahwa menangis itu monopoli kaum hawa (yang secara tidak langsung mengatakan bahwa cewek lebih lemah/cengeng daripada cowok).

Saya termsuk orang yang mendukung kesetaraan gender (hee). Tapi, menjawab bahwa, Ya! cowok pun menangis, terkesan seolah itu jawaban saya peribadi. Dan dengan sendirinya saya jadi terkesan cengeng. Siapa juga sih yang mau dianggap cengeng?

Kalau saya menjawab; “cowok memang menangis tapi tidak sesering cewek,” jawaban ini tetap saja tidak sensitif gender (ribet kan?). Padahal teman saya itu belum tentu peduli soal gender meski dia cewek. Tapi tetap saja saya merasa bersalah kalau tidak memberi jawaban.

Akhirnya, saya rasa pertanyaannya bukan lagi, “apakah”, namun yang lebih tepat adalah, “bagaimana?”. Bagaimana cowok menangis?


Walau begitu, jawaban yang saya ajukan sangat personal dan tidak mewakili cowok seluruh dunia. Bagaimanapun juga saya memang menangis, meski saya cowok. Tapi bagaimana saya menangis? Mungkin cara saya menangis tidak akan sama dengan cara cowok lainnya. Mungkin setiap orang, apapun jenis kelaminnya punya caranya sendiri dalam menangis.

Jadi bagaimana saya menangis?

Cara yang Murah Meriah

Mm.. saya mencoba menulis. Hehehe, kesannya sok penulis profesional banget ya? Tapi kenyataannya selesai menulis perasaan saya jadi lega. Tidak selalu menulis sih. Kadang saya beli makan yang enak-enak atau kadang saya naik sepeda dan berputar-putar sampai cepek, terus pulang dan tidur. Saat bangun lagi rasanya sudah lebih baik.

Masalahnya beli makanan yang enak-enak bukanlah kebiasaan yang sehat. Makanya saya mencoba menulis. Tidak ada budget yang mesti terbuang (tapi kadang jebol juga). Tidak ada air mata yang harus dilelang. Dengan duduk dan mengayun-ngayunkan pena satu dua lembar kemudian perasaan kita bisa menjadi jauh lebih baik (warning: jangan pernah nekat memposting tulisan tersebut). Lagipula, menulis adalah salah satu terapi yang diberikan oleh psikolog saat ini.

Saat menulis, kita seperti membedah emosi diri kita. Ada kalanya kita tahu-tahu sampai pada suatu kalimat yang memberi kita kejutan. Atau sudut pandang baru. Rasanya seperti berjalan-jalan tak tentu arah berasama kata-kata, dan boom! , tahu tahu kata-kata itu membawa kita ke pemecahan masalah yang tidak diduga-duga. Atau kadang ia sudah lama terpikirkan, hanya saja mungkin kita lupa. Kadang kita tidak selalu mendapat jalan keluar saa menulis, tapi biasanya saat menutup tulisan tersebut batin kita merasa lebih baik.

Represi? No Way!

Menahan tangis bukanlah hal yang bagus. Sudah bukan rahasia lagi kalau sebagian besar penyakit yang diderita orang-orang jaman ini banyak yang dipicu oleh stress. Menangis itu sehat! Menangis itu kebutuhan. Tergantung kita saja mau memenuhi kebutuhan menangis ini dengan cara yang seperti apa.

Mungkin seorang musisi akan menangis lewat lagunya. Mungkin seorang gitaris akan meraung-raung lewat senarnya. Seorang drummer menangis lewat gebukan drumnya, seorang pelukis dengan kuasnya, seorang penari lewat tariannya. Sebagian kita mungkin meninju tembok. Sebagian lain diam seribu bahasa selama berhari-hari. Sebagian lagi mungkin mengais dengan berbicara panjang lebar, membagi kepedihannya dengan gelisah lewat cerita-cerita.

Menangis adalah hal yang lumrah. Suka atau tidak, menangis adalah bagian dari kehidupan itu sendiri. Tak perlu direpresi. Kepedihan juga layak untuk dirayakan sebagaimana kita merayakan kebahagiaan.

Well.. saya rasa banyak cara untuk menangis. Tidak harus sesenggukan dan menguras air mata (meskipun cara ini tidak ada salahnya juga). Jadi kalau pertanyaannya: apakah cowok menangis? Saya rasa semua orang memang harus menangis. Apapun jenis kelaminnya. Setiap orang juga punya cara sendiri untuk menangis. Yang terpenting adalah, apa yang kita lakukan itu (menangis) membantu kita untuk merasa lebih baik...


.

Komentar

  1. Dulu sih saya klo ngeliat cowok nangis, yang ada dibenak saya ya cowok itu cengeng. Tapi sekarang cowok nangis ya gak masalah. Wajar lah cowok nangis. Itu kan salah satu cara untuk luapin emosi juga.

    Btw, kolom komentar kamu ini kok melebarnya sampe keluar dari side bar disamping kanan ya?

    BalasHapus
  2. oh ya? ko di sini enggak ya? kemaren emang sempat saya lebarin.... (screen kamu berapa mili?? hehee)

    BalasHapus
  3. trims mz.huda...
    the other side of cry?? boleh-boleh.... :)
    gmana kalo pertanyaanya nambah, "apa sih yang biasanya bikin cowok nangis (beneran)??" (ckckck..pasti mz.huda geleng-geleng) :p

    yup!! setuju.
    setiap orang memang "harus" menangis.
    kalo tak pikir2..(walopun gak nyambung) mungkin bisa disamakan dengan merapi, yang jadi katup jalan keluar buat tekanan panas di inti bumi..
    menangis juga bisa dijadikan katup buat "tekanan" yang ada di dalam diri seseorang..

    btw, iya kok..kolom komennya emang luebar bangett..jadi aneh keliatannya.. :D

    BalasHapus
  4. rapi@ iyaa... hehehe makasi. analogimu boleh juga tuh.

    masa si? kok di sini baik2 saja ya? (garuk-garuk)

    BalasHapus
  5. aku jadi ingT pernah nulis kayak gini ni "orang bilang air mata itu simbol kelemahan, tapi sesungguhnya bersamaan dengan keluarnya air mata, ada kekuatan sedang terbangun dalam diri".

    BalasHapus
  6. menangis itu sebetulnya hal yang alami bang. Kadang orang aja yang terlalu berlebihan dalam menyikapinya. Menangis kan bukan milik cewe doang.

    BalasHapus
  7. kiki@ oh ya?? jadi dengan menangis kita bisa menjadi lebih kuat gitu ya?? trims....

    imanuel@ hahaha, betul gan! cowok juga mau dong nangis. heee

    BalasHapus
  8. apakah cowok klo menangis menjadikanya hina? apakah cowok menangis itu dilarang? gak! cowok menangis? IYA..:) coz that naturally..:)

    BalasHapus
  9. Bahasan yg menarik. Lelaki memang jg menangis, tetapi dengan caranya sendiri karena dia memili tanggung jawab dan dianggap sebagai makhluk yg kuat, makanya lelaki jarang menangis di hadapan orang lain. Pernah mendengar/membaca bagaimana pria menangis? Cara terbaik adalah menangis di bawah hujan, karena pd saat itu tidak tampak kalau dia sedang menangis. Hehehehe (btw, komen lewat HP ni, jd agak repot. wkwkwk)

    BalasHapus
  10. ga cowok ga cewek..saya rasa menagis itu wajar..kalo seorang cowok masih bisa menangis, berarti mempunyai hati yang lembut..eh salam kenal sobat

    BalasHapus
  11. eh siapa bilang cowok gak boleh nangis.. gak harus menitikkan air mata kalii kalo nangis tuh mah..

    #malah lebih pedih

    BalasHapus
  12. adi@ oke gan! ayo nangis bersama!! (trims kunjungannya)

    habibi@ pas hujan? berarti nangisnya sambil main hujan dungs?? hehehe, apa ga ribet yak?

    K.O.S@ nah loh, rata2 rata jawab begini. mudah2an teman saya yang kemaren ngesms cukup pusa dengan jawaban para agan di sini. heheh Hi! Salam kenal juga..

    gaphe@ nangis dalem malah lebih perih tuh?? heheh

    BalasHapus
  13. aku cowok dan mudah menangis, dan kurasa itu pertanda baik. menangis pertanda hati kita masih lembut.

    BalasHapus
  14. MUhammad A vip@ mengutip kata2nya kiki, dari air mata bisa saja terbangun kekuatan... jadi, yah, kelembutan bisa saja berjalan bersama dengan kekuatan. seseorang yang lembut belum tentu lemah kan?(apaan si?)

    BalasHapus
  15. bener mas, menangis adalah kebutuhan

    tak pernah menangis bisa membuat hati kita kering, lalu lama2 mati..

    *menurutku sih..

    BalasHapus
  16. Yen@
    iya, yen. tapi kalau keseringan nangis juga bisa bikin kering kaan?

    hehehe. trims ya..

    BalasHapus
  17. hahaha
    keringnya beda kaleee..

    sama-sama^^

    BalasHapus
  18. knpa ya bnyak org menganggapkl menangis identik dengan cengeng,,

    pdahal,dengan mngeluarkan air mata itu banyak manfaat yg qtperoleh..
    karena air mata itu baik bwt kesehatan tubuh danpikiran kita :)

    BalasHapus
  19. Yen@
    ^_^


    rez iras@
    hi! trims atas kunjungannya...

    BalasHapus
  20. Ya, kita perlu sering2 menangis, asalkan alasan dan caranya tepat.

    BalasHapus
  21. rez Iras@

    trims ya..

    Ma Sang Ji@
    iya..
    makasi atas kunjungannya ^^

    BalasHapus

Posting Komentar