Istri Dewa Dapur

Judul: The Kitchen Gods Wife
Penulis: Amy Tan
Penerjemah: Joyce K. Isa
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Cetakan Kedua, Desember 1994

Buku Amy Tan ini kudapati di salah satu rak, stand Gramedia pada pameran buku kemarin (dua tahun yang lalu). Dilelang dengan harga 6000 rupiah. (Enam ribu?--untuk cerita sebagus ini) Buku terbitan 1994 ini seukuran novel-novelnya R.L. Stine, tapi hampir empat atau lima kali lebih tebal (752 halaman). Covernya sendiri seperti lukisan-lukisan Cina yang sering di pasang di Altar penyembahan.

Dengan label #1 New York Times Best seller, aku pikir tidak ada ruginya membeli novel lawas seharga enam ribu rupiah ini…

Rahasia Ibu dan Anak

Pearl berusaha mati-matian untuk menyimpan fakta tentang penyakitnya dari Winnie Louie, ibunya. Ia tidak ingin membuat ibunya ‘yang cerewet’ kuatir atas penyakitnya. Sekalipun penyakit itu cukup berbahaya dan belum ditemukan obatnya, Pearl tidak ingin diperlakukan secara berlebihan oleh orang-orang disekitarnya.

Masalahnya, cerita tentang Multiple Sclerosis yang ia derita terlanjur diketahui oleh sepupunya Mary dan Bibi Hellen. Sementara Bibi hellen sendiri didiagnosis mengidap penyakit tumor. Merasa hidupnya tidak lama lagi, Hellen ingin menceritakan semua rahasia yang ada padanya. Ia ingin mati dengan tenang dan tidak membawa beban rahasia apapun ke alam baka. Pada perayaan tahun baru Cina nanti, Hellen akan menceritakan semuanya.

Ini memaksa Pearl untuk bercerita langsung kepada ibunya, sebelum ibunya tahu dari Hellen. Tapi ternyata Winnie Loui pun memiliki rahasia masa lalu, khususnya mengenai kelahiran Pearl… jadi, dia sendiri mau-tidak mau harus bercerita kepada pearl secara langsung. Menguak kembali masa lalunya yang perih, dan membuat kita tercengang dengan kesabaran luar biasa yang dimiliki oleh Winnie Louie.

Hampir keseluruhan novel ini bercerita tentang perjalanan hidup Winnie Louie. Mulai dari kehidupan masa kanak-kanaknya di Shanghai, kenangan tentang ibunya, yang kemudian pergi menghilang begitu saja bersama laki-laki lain. Dan kehidupan di pulau tsungming, di rumah bibinya, tempat ia kemudian bertemu dengan laki-laki bernama Wen fu.

Mirip Biografi

Melibatkan situasi politik di Cina pada masa Perang Dunia ke dua, novel ini nyaris seperti biografi. Saat-saat awal Winnie mulai bercerita, mengingatkanku dengan tokoh Olga dalam novelnya Susanna Tamaro: Va Dove Ti Porta Il Cuore. Kedua-duanya sama-sama bercerita tentang masa lalu. Bedanya, Olga bercerita dalam bentuk lembaran-lembaran surat, sementara Winnie mengajak kita ke masa lalunya melelui penuturan yang enak untuk diikuti. Polos dan apa adanya…

Istri Dewa Dapur

Dewa dapur adalah salah satu dewa yang disembah di Cina. Tidak terlalu populer, namun di awal cerita, dongeng rakyat ini mendapat tempat. Mungkin untuk dibandingkan dengan kehidupan yang dijalani oleh Winnie ‘ah.

Oh ya.. ini adalah novel ke duanya Amy tan. Novel pertamanya yang berjudul "The Joy Luck Club" juga pernah merajai best seller di jamannya (sekitar tahun 1994-1993). Buku-bukunya yang lain adalah: Saving Fish From Drowning, The Bonesetter Doughter, The Oppostie of Fate, The Joy Luck Club, The Hundred Sceret Senses.

Selain novel ini, karya Amy Tan yang ku review di sini adalah: Lawan Dari Takdir


.

Komentar

  1. Apaaa????!!

    #jreng jreeng...mata membelalak
    #musik menghentak
    #sorot kamera close up...

    novel seharga 6 ribu??.. murah amat.. beli di Toga Mas yaaa??? hehehehehe...

    minjem aja deh Da.. boleh ya, *wink.wink*

    BalasHapus
  2. saya komen dulu, bacanya nyusul aja :D
    lagi ga mood baca nih :) hehe sory

    BalasHapus
  3. beruntung banged tuh bisa bawa buku keren seharga 6000 :)

    BalasHapus
  4. Btw, terima kasih reviewnya. Kapan-kapan kalo ketemu minjem ya, (gantian sama mas Gaphe)

    BalasHapus
  5. saya sudah baca reviewnya
    sepertinya saya menangkap dari review ini, novel ini bercerita tentang manusia yang semuanya memiliki rahasia yang tidak ingin diketahui ...
    sepertinya sih emang mirip kehidupan nyata
    dimana kita tidak ingin rahasia kita terungkap
    yang nantinya bakal menyebabkan perhatian sekitar meningkat pada kita, entah itu dalam bentuk positif atau negatif

    BalasHapus
  6. kayaknya si huda punya bakat deh jadi tukang resensi (namanya apa yah?) Hehehe...
    Btw kalo ga salah di gagas media dulu ada deh pekerjaan nge-review-review buku macam yang lo kerjain sekarang. Tau sekarang masih ada ato engga. Buka aja linknya di blog gw.

    oh yah tuh buku beneran harganya 6000 ato cuman buat kepentingan lelang doang kali??

    Bukunya ada ga tuh di pasaran?? Pengen baca juga euuy. Jadi tertarik sama isinya... hehheheheheee

    BalasHapus
  7. Gaphe@ hahahaha, lebay bgt si om? yee dah dibilangin harganya cuma 6 ribu, masi aja mau minjem.

    JT@ loh? komennya ampe dua kali...pake ngelapor segala. hihihi. trims sudah abca reviewnya..

    genial@ iyo...makanya langsung direview

    Ami@ boleeh...mb ami di jogja kan? main ke kosku aja..hehehehe

    imanuel@ ada kerjaannya ya? hmmm.... btw, ini bukunya saya beli 2 tahun lalu. kayanya cuci gudang. buku lama kok.

    Trims All...

    BalasHapus
  8. Saya sekarang sudah tidak telaten lagi seperti waktu dulu masih muda yang masih suka baca2 novel tebal, Mas Huda. Jadi dengan ada yang mereview atau memberi sinopsisnya itu sangat membantu sekali. HaHaHa :))

    Oh ya, kalau Mas Huda juga tinggal di Jogja, bukankah di Gramedia pusat yang di Sudirman itu juga masih jual bazar buku-buku murah? Saya sering kok berburu buku di sana. Dan harganya memang amat miring sekali.

    BalasHapus
  9. JS@ Iya mas. sekarang ada kios kecil di depan tempat cuci gudang.. novel-novel lama, murah meriah pula (10-20 rb). Buku lama ga selalu jelek si, dan buku terbaru juga belum tentu bagus.

    trims

    BalasHapus
  10. ahahah .. gaapapa om
    sekarang ada JT ada juga JS ... mungkin besuk ada JR :D

    BalasHapus
  11. John terro@ sorri...kalau diseingkat-singkat. ga keberatan kan?

    BalasHapus
  12. kadang buku murah juga banyak yang bagus, bro. apalagi gara2 stok lama dan diobral dieceran. yang penting jangan beli buku hanya karena mahal aja, liahat2 penulisnya keren atu nggak. hehehe

    saya di pameran kemarin dapat new poets of Carles Bukowski. 50rb saja, hard cover 400an halaman, buku impor. padahakl harga aslinya US$.47,- Gila!!

    BalasHapus
  13. irwan Bajang@ haaaaa?? pinjem dungs. heheheeheh

    BalasHapus
  14. baca nama tokoh utamanya Pearl, kirain ini bukunya Pearl S. Buck. hehehhe.. ternyata bukan.. aku emang belum pernah baca Amy tan, cuma dia tipikalnya lebih ke rahasia-rahasia keluarga gitu ya? belom punya alesan kuat untuk mau baca AMy tan. (kecuali kalau ada yang mau kasih.. ) *lirik yang punya blog. hehehehheh

    BalasHapus
  15. sapi@
    buku-bukunya Amy keren kok. Aku malah belum baca buku-bukunya Pearl S buck. hehehe. Tapi memang sama-sama sering ngangkat tema oriental gitulah..

    MAU? hahahaha

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Film Asia yang Tak Terlupakan

Sandikala

Film Korea Yang Layak Kamu Tonton