Review Film: Le Fabuleux Destin d'Amelie Poulain

Dalam bahasa Inggris berarti: “The Fabulous Destiny of Amelie Poulain”. Film ini memang bercerita tentang Amelie, seorang gadis yang luar biasa pemalu dan terisolasi sejak masa kecilnya.

Ayahnya adalah seorang dokter yang antisosial, punya impian keliling dunia namun tidak cukup berani untuk melakukan perjalanan. Ibunya seorang pengajar dan menjadi guru pribadi bagi Amelie (homeschooling). Semenjak ibunya meninggal, Amelie mulai membangun imajinasi untuk mengusir kesepiannya.

Di usianya yang ke 23 Amelie pindah dan tinggal sendirian di sebuah apartemen. Ia bekerja di sebuah cafe dan bertemu dengan orang-orang eksentrik di cafe ini -_-”. Sekali seminggu ia pun pulang ke rumah untuk menengok ayahnya.

Suatu malam, karena begitu shock mendengar berita kematian Lady Diana di Televisi, ia sampai menjatuhkan tutup botol parfumnya, yang kemudian menggelinding dan membentur salah satu keramik di kamar mandi. Sewaktu mengambil tutup botol parfum yang jatuh ini, dia mendapati keramik yang tadi terbentur itu terbuka. Dan ternyata...ada sebuah kotak misterius tersimpan di balik keramik itu.

Dan ceritanya pun dimulai.....jreng-jreeeng....


Menjadi Malaikat

Ternyata kotak itu berisi mainan seorang anak laki-laki yang pernah tinggal di apartemennya 50 tahun lalu. Setelah lama berpikir, Amelie akhirnya bertekad untuk mengembalikan kotak itu kepada pemiliknya. Ia pun mulai mencari tahu dengan mengunjungi satu persatu penghuni apartemen. Ia akhirnya mendapat jawaban dari Raymon Dufayel, seorang pelukis renta yang dijuluki “the glass man”.

semua dimulai dari kotak ini
Setelah berhasil mengembalikan kotak itu ke pemiliknya, Amelie menjadi sangat bahagia. Gara-gara kotak ini laki-laki sang pamilik kotak berjanji akan kembali ke keluarganya dan bertemu dengan cucunya yang sudah lama tak ia jumpai. Efek positif pada diri laki-laki itu membuat gadis pemalu ini pun bertekad untuk mengubah keadaan di sekelilingnya. Membuat orang-orang di sekitarnya bahagia dengan cara diam-diam.

Karakter-karakter dalam film ini semuanya eksentrik. Semuanya! Tidak terkecuali laki-laki aneh bernama Nino. Amelie bertemu dengan Nino pertama kali di stasiun kereta sepulang dari rumah ayahnya. Nino memiliki kebiasaan aneh mengumpulkan sobekan-sobekan foto yang dibuang oleh orang-orang di fotobox di stasiun. Sobekan-sobekan ini disusun lagi di dalam sebuah album. Karena sesuatu dan lain hal, album ini terjatuh kemudian dipungut oleh Amelie.

Lalu permainan kucing-kucingan antara Amelie dan Nino pun dimulai. Lucu dan seru!

Film ini dikategorikan sebagai film komedi romantis. Diproduksi pada tahun 2001 dan menjadi box office di Eropa. Menyabet banyak penghargaan termasuk lima nominasi Academy Awards. Film ini juga masuk dalam daftar 1000 film terbaik oleh The New York Times. Serta masih banyak penghargaan lainnya (lihat aja di google).

hobi si Amelie: melempar batu d sungai


Best Quote

Raymon Dufayel: “I think it's time she took a real risk. Infact she's cowardly, that's why I can't capture her look.”

Raymon Dufayel adalah seorang pelukis yang terus menerus melukis ulang lukisannya Pierre-Auguste Renoir “Luncheon of The Beating Party”. Meskipun telah melukis ulang lukisan ini berkali-kali, ia tak pernah berhasil melukis kembali anak perempuan yang tengah minum dalam lukisan tersebut. Anak perempuan dalam lukisan ini terlihat asing dan terpisah dengan orang-orang dalam pesta tersebut. Raymon dan Amelie sering berdiskusi tentang anak perempuan dalam lukisan ini, dan lewat diskusi inilah kita mengenal perasaan si Amelie yang sesungguhnya.


Amelie & Raymon Dufayel

Kalau mau dirate....mmm.....film ini terlalu bagus untuk dirateoleh saya. Hehehe. Mulai dari cerita, plot, cinematografi, saya suka semuanya. Kalaupun ada yang mengganggu, hal ini karena naratornya berbicara lumayan cepat. Dalam bahasa perancis pula. But I like it!



Komentar

  1. bagus da, saya jadi inget film-film yang ada permainan kaya jumanji, mimzy, zatura, de el el...kalau film gini emang asik=)

    BalasHapus
  2. Jiahahahaa...
    Saya ingat kalau saya belum menyelesaikan nonton film ini. Padahal udah hampir setengah tahun.

    Film ini emang bagus, beda. Tapi ya itu, saya belum terbiasa dengan logat dan dialek orang Prancis yang terdengar "unik"

    Btw soal film, akhir2 ini emang lagi seneng dengan film-film eropa. Ni film Swedia, Bulgaria, Prancis dan Inggris lagi ngantri untuk saya tonton. hehehee....

    BalasHapus
  3. nova@
    mmm rada beda si ma jumanji..hehehe. tapi filmnya memang unik. ceritanya bagus dan cinematographynya juga

    Habibi@
    apha ga habis?? hehehe kalau saya langsung habis.

    saya juga lagi tertarik film eropa, atao latin, bukannya anti hollywood sih. tapi ingin yan beda aja.

    eh ntar film2nya dibawa ke Jogja ya!!! laptopnya dibawa kan?

    BalasHapus
  4. insya Allah di bawa, Hardisk External juga dibawa. Hehehee...
    Filmnya lumayan banyak sih, tapi gak cukup banyak karena beberapa udah dihapus.

    Dulu nonton Amelie ini waktu lagi capek, makanya ditinggal tidur nontonnya, eh malah lupa kalo belum dilanjutin. hehehe...

    Udah 2 minggu break nonton. Lagi gak mood =)

    BalasHapus
  5. sulhan habibi@
    hard disk eksternal? lebih keren lagi tuh. pasti koleksinya banyak.. aseeeek... can't wait any longer..heheheh

    BalasHapus
  6. Bonjour..

    enggak tahu kenapa setiap film Prancis saya tuh selalu suka, secara garapannya biasanya ngga pernah ngasal dan dari segi gambar rasanya bedaa aja kalo dibandingin sama film hollywood.

    apalagi kalo film ini, kamu bilang bagus..

    beberapa kali saya pernah nonton film prancis dan nggak pernah kecewa. Jadi pengen nonton film ini juga.. boleh minjem Da?

    #ujungnya nggak enak

    BalasHapus
  7. Film ini dikategorikan sebagai film komedi romantis. Perancis setahu saya memang jagonya kalau yang urusan romantis-romantis. Kayak orang Perancis umumnya. :)

    Baca review Mas Huda saya bisa menangkap alur cerita dan tokoh-tokohnya sangat kuat sepertinya di film ini. Betul?

    BalasHapus
  8. nih film lama tao baru, hud?

    oh yah lupa ngasih tau sob, kalo film kedua yg gw rekomendasiin itu judul aslinya BANLIEU 13 ULTIMATUM.

    BalasHapus
  9. gaphe@
    haha ya emang bagus si yang satu ini.
    pinjem?? ooo tidak bisa. cari ndiri yak! hahahahahah

    Mas Joko Sutarto@
    iya mas..tokoh-tokohnya masing-masing punya cerita sendiri. karakternya juga komikal...apa ciri khas film perancis y?? hmm

    Imanuel@
    neh film tahun 2001. tapi settingnya tahun 1997, saat insiden kematian lady di.

    meski tahun 2001 gambarnya ga ajdul sama sekali. malah colorful abis!

    BalasHapus
  10. reviewnya keren! saya kagum sebagai pembaca.

    yang jadi pertanyaan sekarang, kapan saya bisa nonton film ini -.-"

    BalasHapus
  11. wah seperti ini pilm perlu ditonton deh... cari ah

    BalasHapus
  12. wah ... kayaknya keren nih
    tahu link download-nya?
    bagi dums :P

    BalasHapus
  13. ajeng@
    huahahahaha..
    kapan kapan deh jeng. kamunya di banajrmasin si. coba di jogja sini. hehehe

    Akane@
    ayo dicari dicari....
    meriksa kolong meja...

    John Terro@
    aku ga download John (ngopy dari temenku). coba cari di indowebster aja..palingan ada. hehehe

    BalasHapus
  14. gileeee...pengen nonton..huhu >.<

    BalasHapus
  15. oke lah
    mungkin bisa ane cari sendiri lah

    BalasHapus
  16. Yen@
    huhuhu kenapa yen??
    ayo ditonton aja

    John Terro@
    hoho, gud luck!
    moga nemu!

    BalasHapus
  17. haiiihh...nih cewek kan yang main di film yang pernah kuceritain di blog juga yak??wah..emang keren banget dia, mainin peran yang aneh en nyentrik2 melulu....

    ato..emang film-film produksi perancis tuh keren-keren yak?? hehhe

    BalasHapus
  18. masalahnya dapet dari mana nontonnya.huhu..

    BalasHapus
  19. wah..keren..keren..aku suka banget tema-tema eksentrik gitu...pengen nonton ahhhh...

    BalasHapus
  20. kebetulan, kalo kamu suka film2 perancis, bentar lagi bakal ada festival film perancis di jogja. coba cek di website LIP jogja :)

    BalasHapus
  21. Moga ditayangin di tv dan aku bisa liat #berdoa, ngarep, sangat.

    BalasHapus
  22. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  23. rabest@
    namanya audrey teatou (kalau ga salah). rata-rata film perancis kayanya karakter2nya selalu nyentrik.

    Yen@
    huhuhu..
    lha itu si john mau download katanya..

    fca@
    selamat menonton!

    cho@
    horee..trims atas infonya. ntar ta' ajak sepupuku dah... gratis pulak. moga aja ga kburu penuh>> pada festival sebelumnya ga bisa nonton gara-gara ga dapet tiket :(

    tapi sekarang katanya ga pakai tiket ya? ah kita lihat saja nanti...

    Ika@
    ahaha..cari aja hasil downlodannya..

    BalasHapus

Posting Komentar