The Edukators (2004)


Jadi di Jerman sana, tersebutlah sebuah pergerakan rahasia bernama The Edukators. Mereka mengobrak-abrik rumah-rumah orang kaya selagi si pemilik rumah keluar/ biasanya sewaktu mereka keluar liburan. Setelah perabot rumah dipindah sana sini, furnitur ditumpang tindih, atau perhiasan dimasukkan ke dalam toilet, mereka meninggalkan sebuah surat yang bertuliskan, "Anda memiliki terlalu banyak uang." Alasan mereka melakukannya adalah untuk meneror orang-orang kaya ini agar tidak sibuk menimbun kekayaan mereka terus menerus.

Jule, adalah seorang mahasiswi yang diusir dari flatnya karena terbelit utang. Dia akhirnya numpang di flat pacarnya Peter yang juga berbagi tempat tinggal dengan Jan. Yang tidak diketahui oleh Jule saat itu adalah, Peter dan Jan sebenarnya The Edukators. Sampai suatu ketika, sewaktu Jan membantu Jule mengecat flat lamanya--si pemilik flat menuntut dia meninggalkan tempat itu dalam keadaan bersih--
Jan menanyai berapa banyak hutang yang membelit Jule. Setelah didesak, akhirnya dia mengaku hutangnya (kalau saya ga salah ingat) mencapai 9000 euro. Kalau sembilan ribu rupiah si dikit ya?

Kenapa seorang mahasiswi sesederhana Jule bisa terbelit hutang sebanyak itu? Ternyata itu karena si Jule dalam sebuah kecelakaan menabrak mobil limousine seorang bisnismen bernama Hardenberg. Kecelakaan itu memang kesalahan si Jule, tapi gara-gara peristiwa tersebut dia dituntut ganti rugi yang jumlahnya ga masuk akal. Si Jan yang diceritain langsung berang. Karena menurutnya ga adil orang miskin dituntut membiayai gaya hidup orang kaya.

Singkat cerita, Jule dan Jan ngobrak ngabrik rumah si Hardenberg. Di dalam rumahnya, ternyata si Hardenberg mengoleksi mobil mewah. tambah geramlah mereka. Tapi karena si Julebelum berpengalaman, dia melakukan kesalahan fatal. Ponselnya malah ketinggalan di TKP. Kemudian dari sinilah kerumitan ceritanya dimulai.

Sebenarnya saya lebih banyak kecewanya menonton film ini. Biasanya kalau kita sudah overdosis nonton film, kita bisa dengan mudah melihat pemainnya aktingnya bagus apa enggak. Sebagus apapun ide cerita yang mendasari sebuah film, kalau castnya jelek penonton jadi pengen cepat-cepat filmnya selesai. Soalnya sewaktu nonton, kita ingin percaya apa yang kita tonton memang benar-benar tengah berlangsung. Kalau filmnya tidak berhasil meyakinkan kita di situ, sulit bertahan sampai filmnya selesai. Coba saja lihat scene sewaktu Jule dipecat di restoran tempat kerjanya. Brrr... mentah banget. Saya bertahan nonton film ini karena saya pengen ngeliat lebih banyak aksi si Jan, Jule, dan peter ngobrak-abrik rumah orang lain.

Anyway film ini sepertinya ingin membangkitkan kembali semangat pergerakan di kalangan pemuda. Terutama menentang sistem ekonomi kapitalis yang cuma menguntungkan beberapa pihak (yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin). Ini terlihat lewat dialog antara Jan dan Jule sewaktu mereka di atap sebuah gedung (lupa gedung apa). Si Jan yang radikal dan idealis, mengeluh soal tidak adanya pergerakan yang nyata di kalangan pemuda jaman sekarang, yang cenderung lembek dan ikut arus globalisasi. Oh ya film ini juga dibumbui cinta segitiga, dan itu tetap saja tidak bisa menyelamatkan film ini.

Menurutku, film ini terlalu fokus dengan apa yang ingin disampaikan. Sementara gaya penyampaiannya terabaikan. Plot per plotnya sebenernya juga sudah bagus, tapi yaa... yaaa sudahlah. Sewaktu mereka melakukan aksi damai di depan sebuah toko sepatu, Indonesia sempat disebut-sebut tuh.

SKOR: 3

-----------------
#reviewnya sok banget yah?

Komentar

  1. aku tebak cowok yang depan sendiri itu yang namanya Jan #OOT

    aku kira film ini tentang guru hahaha

    BalasHapus
  2. itu yang namanya Peter --"
    Jan yang di belakang.

    Hayoh, tebak Jule yang mana??

    BalasHapus
  3. hahhah feeling saya mulai rusak nih :P

    kalo jule itu yang motret kan? #sengajangaco :))

    BalasHapus
  4. biasanya juga sering ngaco kan? hehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Film Asia yang Tak Terlupakan

Sandikala

Film Korea Yang Layak Kamu Tonton