Sudah Terbit




Awalnya, saya ingin menulis tiga cerpen yang saling menceritakan. Semacam kisah ala seribu satu malam. Cerita dalam cerita. Namun kemudian, dalam prosesnya cerita yang saya tulis itu menjadi terlalu panjang untuk disebut cerpen. Tokoh-tokoh dalam cerita ini mulai menyadari kalau diri mereka cuma karakter dalam sebuah cerita. Beberapa dari mereka menemukan pintu keluar masuk menuju cerita lain.  Sebagian menjadi raja, sebagian menjadi budak. Sebagian terasing, sebagian mengasingkan diri. Ada yang akhirnya menemukan tempat bersembunyi yang nyaman, ada juga yang memutuskan untuk merusak susunan seluruh cerita.

Beberapa cerita dapat kita baca, beberapa cerita yang lain sudah hangus, atau hanya kita dengar samar-samar dari mereka.

Bagus atau tidaknya, biar pembaca yang memutuskan. Yang saya tahu, saya senang telah menyelesaikan sebuah buku, Yiihaaa.

Anyway, terima kasih buat Mbak Pita, editor dari Indiebookcorner. Dan, sebenarnya saya ingin berterima kasih kepada semua orang (kemudian turun ke jalan, nyalamin orang satu-satu sambil nyengir).

Buku cerita ini bisa kamu beli di Indiebook Corner. Silahkan klik di sini.
Have a good day, everyone :)


Komentar

  1. Wiiiiishhh, kereeennn udah terbitin buku, moga sukses yaah.. mau baca juga aahh nantiiii..

    BalasHapus
  2. keren, semoga laris hud :)
    aku dari dulu punya impian bikin buku
    tapi belum terwujud :D

    BalasHapus
  3. Selamaattt...gayanya udah kayak menang award ya hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha, senang aja bisa selesai. Sekarang bisa ngerjain yang lain

      Hapus
  4. btw website ibc-nya kok ga bisa dibuka ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasi sudah ngasi tahu. Ntar ta' coba edit linknya. Kemarin setahuku bisa

      Hapus
    2. sepertinya situsnya sedang dalam perbaikan. Atau semacamnya.

      Hapus
  5. Waaaaaaaaaaahhhhh

    Congrats kak huda!
    Proud of you

    Ikutan sennegg

    ^^

    semooga aku segera menyusuuul

    BalasHapus
  6. Wow, selamat ya *menerima jabatan tangan*

    BalasHapus
  7. Btw, cerpen yang tempo hari itu masuk dibuku ini ngga Hud?

    BalasHapus

Posting Komentar