Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Pangeran Yang Selalu Bahagia

Gambar
Judul: Pangeran Yang Selalu Bahagia dan Cerita-cerita Lainnya Penulis: Oscar Wilde Alih Bahasa: Amrisa Nur Yayasan Obor Indonesia Edisi Pertama April 2001
Oscar Wilde sering disebut sebagai salah satu penulis paling romantis. Mungkin ini saya tahu dari salah satu potongan film, tapi tidak bisa mengingat film yang mana. Untuk buku kumpulan cerita yang satu ini rasanya seperti membaca sebuah kumpulan dongeng yang diperuntukkan untuk orang dewasa. Baiklah, mungkin buku ini memang sebetulnya untuk anak-anak. Apalagi di setiap cerita disertai ilustrasi. Mungkin juga karena saya sedang ingin membacakan cerita kepada jiwa anak kecil dalam diri saya yang masih haus akan dongeng.


Nuansa cerita dalam buku kumpulan ini membuat kita teringat dengan dongeng seribu satu malam dan Kahlil Gibran. Terutama pada cerita terakhir yang berjudul Nelayan dan Jiwanya. Agak bernuansa horor di awal namun menjadi cerita yang sangat indah secara keseluruhan. Cerita pertama berkisah tentang sebuah patung di alun-alun…

Quiet

Judul: Quiet—Kekuatan Introvert Di Dalam Dunia yang Tak Dapat Berhenti Bicara. Penulis: Susan Cain Penerbit Andi 2013
Tanpa adanya orang-orang Inrovert, kita mungkin tak akan mengenal teori gravitasi, teori relativitas Einstein, novel 1984 dan Animal Farm dari Orwell, serta Harry Potter dari JK Rowling. Dalam dunia yang cenderung menjadikan ekstroversi sebagai “model”, orang-orang introvert seolah-olah memilih menjadi warga masyarakat kelas dua. Tapi buku ini bukan jenis pembelaan panjang mengenai orang introvert.

Ini termasuk buku self-help yang dapat saya nikmati. Yang paling menarik adalah kisah perlawanan Rosa Park di pembukaan buku ini. Perlawanan yang ia lakukan dengan sangat sederhana saat supir memintanya memberi kursi bagi penumpang kulit putih. Itu terjadi di tahun 1955, saat bus di negeri seperti Amerika pun masih memisahkan kursi antara penduduk kulit putih dengan penduduk kulit berwarna.
Istilah ekstrovert dan introvert dipopulerkan oleh salah satu tokoh psikologi terkemuka,…

Perempuan

Gambar
Judul: Perempuan, Kumpulan Cerita Pendek Penulis: Mochtar Lubis Yayasan Pustaka Obor Indonesia Juni 2010
Pengantar yang ditulis oleh Riris K Toha untuk buku ini dimulai kira-kira dengan pertanyaan semacam ini: Apa yang membuat cerita di masa revolusi menarik untuk dibaca? Atau setidaknya cerita yang bersetting di masa-masa yang tak jauh dari masa perjuangan? Permasalahan manusia di jaman itu tentunya berbeda dengan yang kita hadapi sekarang. 
Mungkin karena penulis masa itu masih diliputi oleh semangat yang meluap tentang menjadi ‘Indonesia’. Mungkin juga karena situasi perjuangandi masa itu membuat individu-individu dalam ceritanya memiliki suatu jenis cita-cita. Kalau-kalau enggan ikut kisruh dengan seteru di media sosial, membaca buku-buku cerita di masa perjuangan kemerdekaan bisa menjadi pilihan. 
Buku ini dibuka dengan cerita pendek berjudul Perempuan. Tentang seorang tentara Jepang bernama Maeda yang jatuh cinta kepada Indonesia. Kadang sikapnya saat memprotes pemerintah Jepang me…