Quiet

Judul: Quiet—Kekuatan Introvert Di Dalam Dunia yang Tak Dapat Berhenti Bicara.
Penulis: Susan Cain
Penerbit Andi
2013

Tanpa adanya orang-orang Inrovert, kita mungkin tak akan mengenal teori gravitasi, teori relativitas Einstein, novel 1984 dan Animal Farm dari Orwell, serta Harry Potter dari JK Rowling. Dalam dunia yang cenderung menjadikan ekstroversi sebagai “model”, orang-orang introvert seolah-olah memilih menjadi warga masyarakat kelas dua. Tapi buku ini bukan jenis pembelaan panjang mengenai orang introvert.

Ini termasuk buku self-help yang dapat saya nikmati. Yang paling menarik adalah kisah perlawanan Rosa Park di pembukaan buku ini. Perlawanan yang ia lakukan dengan sangat sederhana saat supir memintanya memberi kursi bagi penumpang kulit putih. Itu terjadi di tahun 1955, saat bus di negeri seperti Amerika pun masih memisahkan kursi antara penduduk kulit putih dengan penduduk kulit berwarna.

Istilah ekstrovert dan introvert dipopulerkan oleh salah satu tokoh psikologi terkemuka, Carl Gustav Jung--kenapa buku-buku Jung sulit ditemukan dalam bahasa Indonesia?. Setelah membacanya saya mendapat kesimpulan kalau introvert adalah kecenderungan yang berkaitan dengan cara seseorang merespon stimulus di sekitarnya. Kecenderungan untuk berhenti sejenak, berpikir, berkotemplasi, membaca, menyendiri.

Susan Cain juga menyertakan penelitian yang pernah dilakukan oleh Profesor Kagan terhadap lima ratus bayi untuk Perkembangan Anak di Harvard. Terlepas apakah tempramen itu takdir atau bukan, kalau seandainya kamu merasa tipe introvert, bolehlah membaca buku yang satu ini. Kalau seandainya termasuk ekstrovert, membaca buku ini bisa memberi semacam insight mengenai orang introvert.

Susan Cain, entah berseloroh atau tidak, menyebut dirinya seorang pseudo-ekstrovert. Saya sempat memeriksa salah satu pidatonya di TED, "The Power Of Being Inrovert" dan entah bagaiman, saya percaya kalau sebenarnya dia seorang pemalu.



Best Quote

Berhubung bukunya sudah dikembalikan ke perpus, Quotenya saya ambil dari pidato Susan Cain,

 "Solitude is a crucial ingredients for creativity"
(lupa di menit ke berapa)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sandikala

Gairah Untuk Hidup dan Untuk Mati

10 Film Asia yang Tak Terlupakan