Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Monster

Gambar
Tanah ini berkapur. Tergenang sisa hujan di balik semak belukar. Tiap kali melangkah telapak kakinya terhisap sesaat. Setiap langkah menghasilkan suara seperti tercekat. Sepatunya hilang entah di mana. Ia sudah menyerah untuk mengingat. Saat ini ia cuma mengikuti naluri. Berjalan membuntuti bekas-bekas samar pada semak belukar. Mungkin bekas hewan liar. Tapi, pikirnya, jalan ini pasti berujung di suatu tempat. 
Saat genangan ini berakhir, tanah lembab yang ia pijak terasa empuk oleh tumpukan daun-daun yang telah membusuk. Ranting-ranting menggores telapak kakinya, namun yang ini pun tak bisa ia rasakan. Kakinya kebas sampai ke mata kaki. Ia mendongak, memeriksa posisi matahari. Saat ini mungkin sekitar pukul sepuluh pagi. Atau pukul tiga sore? Ia tak yakin. Udara lembab di sekitar memberi sedikit ketenangan sementara ia melangkah. 
Ia memeriksa pakaian yang ia kenakan. Celana panjang dengan bekas tumpahan cat di bawah lutut. Yakin masih mengenakan celananya sendiri. Kemudian kaos tanpa …