Suatu Hari Tanpa Cerita


Suatu hari aku terbangun tanpa cerita. Tidak ada kata-kata. Tidak ada apa-apa. Aku juga mulai membenci kamarku yang berantakan. Aku mencoba merapikannya. Meletakkan barang-barang itu ke tempat seharusnya. Menyapu kamarku untuk kali pertama dalam tiga bulan terakhir. Tapi saat semuanya sudah rapi, kamar ini semakin sepi. Akhirnya kubuat semuanya berantakan lagi. majalah-majalah itu. guntingan-guntingan koran itu. buku-buku itu. pallet itu. cat air itu. kuas-kuas itu. kertas-kertas itu. aku tidur di atasnya.

Kemudian aku meraih pensil dan mulai menulisi dinding kamarku. Tidak ada yang bisa kutulis. benar-benar tak ada cerita. Ribuan hal berlarian di benakku, hanya saja aku tak dapat menulisnya. Mereka berkelebat tanpa nama. Akhirnya aku menggambar rumah, menggambar rumah, menggambar rumah, menggambar rumah. kemudian menggambar perahu. menggambar diriku. menggambar kucing itu. menggambar malam-malam itu. dinding kamarku jadi terlihat kumuh.






nb:
Ini postingan lama (mungkin sekitar tahun 2009). Saat merapikan tag dan memperbaiki tema blog ini, tidak tahu kenapa, tulisan ini muncul di halaman awal (mungkin pernah tidak sengaja masuk draft). Sekalian saja saya posting ulang dengan gambar lama. Gambar desain di atas saya buat sewaktu masih di UIN. Saat itu saya belum mempelajari seni rupa secara formal.

Kapan-kapan saya posting cerpen yang terinspirasi dari tulisan ini.

Selamat bertualang di dunia blog.

Komentar

  1. wkwkwkwk pantesan ilustrasinya keliatan kasar banget, aku pikir setengah jadi hehe

    btw karena sampeyan tulis, aku jadi ingat ilustrasi yg bocah dengan kucing di atas atap dan di dalam perahu terbang. ga ada lagi?

    BalasHapus
    Balasan

    1. Masih ada tuh. Tinggal klik tab ilustrasi 😊

      Gambar2 lainnya masih saya simpan. Mungkin juga ada di postingan tag iseng atau tag serius

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sandikala

10 Film Asia yang Tak Terlupakan

Rumah Mati Di Siberia